Profil Magister Manajemen Farmasi

Revolusi industri 4.0 membawa dampak perubahan yang besar dalam berbagai bidang, termasuk bidang kesehatan. Peluang dan tantangan dalam bidang kesehatan menuntut keahlian profesional kesehatan yang semakin meningkat. Perkembangan ilmu farmasi sosial, termasuk didalamnya bidang ilmu manajemen farmasi di dunia saat ini sangat pesat dan didukung oleh kebutuhan lulusan S2 yang spesifik kompeten  dalam bidang manajemen farmasi untuk menduduki jabatan-jabatan dalam berbagai bidang pekerjaan farmasi. Program Studi Magister Manajemen Farmasi (MMF) merupakan salah satu langkah strategis untuk menjawab tantangan pengembangan keilmuan bidang manajemen farmasi dan memenuhi kebutuhan lulusan sesuai kompetensi bidang manajemen farmasi. Lulusan Prodi MMF juga dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan S3 bidang ilmu sejenis di perguruan tinggi di dalam negeri dan luar negeri.

Fakultas Farmasi UGM sebagai salah satu institusi pendidikan terkemuka, berupaya membantu melakukan peningkatan kemampuan tenaga farmasi, yang diharapkan mampu mengelola perubahan, melakukan inovasi, dan berkompetensi sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi bidang manajemen farmasi melalui pendidikan program pascasarjana yakni magister manajemen farmasi. Program pascasarjana magister manajemen farmasi telah diselenggarakan sejak tahun 1999 sebagai minat magister manajemen farmasi yang merupakan bagian dari Program Studi Magister Ilmu Farmasi. Pada tahun akademik 2019/2020, minat magister manajemen farmasi berkembang menjadi Program Studi Magister Manajemen Farmasi sesuai dengan SK Rektor UGM Nomor: 1003/UNP.1/KPT/HUKOR/2019 tentang Pembukaan Program Studi Magister Manajemen Farmasi pada Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada.